وإني وإن كنت الأخير زمانه لات بما لم تستطعة الأوائل
Puisi ini ditulis oleh Abu al-Ala al-Ma'arri, seorang penyair Arab klasik yang terkenal dengan pandangan skeptis dan pemikiran filosofisnya. Dalam dua baris ini, penyair mengekspresikan keyakinan dan kebanggaan dirinya. Dia menyatakan bahwa meskipun dia datang terakhir di masanya, dia akan mencapai sesuatu yang belum pernah dicapai oleh orang-orang sebelumnya. Ini adalah pernyataan tekad dan keberanian, menunjukkan kepercayaan diri penyair dalam kemampuannya untuk melampaui batasan yang ada. Puisi ini mencerminkan semangat inovasi dan pencapaian yang melampaui tradisi dan batasan yang telah ditetapkan oleh pendahulu.
| Word | Easy Meaning | Translation | Pron. |
|---|---|---|---|
| وإني | وأنا | dan sesungguhnya aku | wa-inni |
| وإن | حتى لو | meskipun | wa-in |
| كنت | كنت | aku adalah | kuntu |
| الأخير | الأخير | yang terakhir | al-akhir |
| زمانه | وقته | di zamannya | zamanahu |
| لات | سوف | akan | laat |
| بما | بما | dengan apa | bimaa |
| لم | لم | tidak | lam |
| تستطعة | تستطيع | dapat dilakukan | tastati'uhu |
| الأوائل | السابقون | orang-orang terdahulu | al-awaa'il |
Abu al-Ala al-Ma'arri adalah seorang penyair Arab terkenal dari era klasik. Beliau terkenal dengan pandangan skeptis dan gaya penulisan yang mendalam dan introspektif. Karya-karyanya sering kali mencerminkan pemikiran filosofis dan kritik sosial.
View on Wikipedia